Cara mengatasi
kelas ramai
Assalamu’alaikum
warahmatullahi wabarakatuh, menjadi pendidik tentunya menginginkan suasana
pembelajaran kondusif, terkendali, menyenangkan, akan tetapi tidaklah mudah
mewujudkan hal itu, ya mungkin karena banyak faktor, misalnya kondisi kelas
yang gemuk di dukung ukuran ruang kelas tidak standar, jenjang pendidikan, lingkungan
sekolah, karakter siswa dan masih banyak lagi.
Langsung saja
saya akan berbagi bagaimana cara mengatasi suasana kelas yang “super aktif”
lebih tepatnya ramai-ramai rasanya, he he kaya permen, tentunya menurut
pengalaman saya pribadi.
1. kontrak Belajar
Diawal pembelajaran kita harus membuat kontrak belajar yang berisi
kesepakatan-kesepakatan bersama, dilaksanakan bersama, dan di taati bersama.
Kontrak belajar bisa berisi tentang reward (penghargaan / hadiah )
maupun punishment ( hukuman bagi pelanggar). Jika perlu kontrak belajar
itu dibuat hard copy yang ditandatangani oleh perwakilan masing-masing, dan
bisa dipasang di dinding ruang pembelajaran.
2. Membangun prinsip
Apa yang dimaksud membangun prinsip disini?, yaitu jangan memulai
pembelajaran sebelum semua tenang, diam, dan kondusif. Tunggulah suasana
kondusif kemudian kita baru memulai membuka salam. Lakukanlah kegiatan tersebut
setiap kita masuk kelas, insya Allah pertemuan berikutnya peserta didik akan
terbiasa dan akan memahami prinsip anda.
3. Mengatur tempat duduk
Seperti layaknya pelatih sepak bola, kita manager yang bebas
memasang para pemain bola. Pepatah mengatakan posisi menentukan prestasi. Jika kita sudah
hafal dengan karakter peserta didik kita, mana yang suka membuat gaduh, mana
yang rajin itu akan memudahkan kita untuk mengatur tempat duduk, akan tetapi
bagaimana kalau kita belum memahami karakter kelas? Ya yang kita atur tempat
duduknya di luruskan, di rapikan, jaraknya di atur sedemikian rupa agar
tercipta suasana kondusif.
4
. Around the classroom ( berkeliling ruang kelas
)
Anda tipe yang mana jika mengajar? Apakah suka duduk, berdiri, atau
meninggalkan ruangan dengan tugas di kelas he he....untuk mengontrol kelas
sebetulnya bisa dengan duduk saja, tapi jika itu tidak memungkinkan cobalah
dengan berdiri di depan tengah, jika itu belum cukup mampu untuk mengendalikan
peserta didik yang gaduh cobalah untuk anda memberi isyarat kepada yang membuat
gaduh dengan tatap mata, jika itu juga belum mampu terkendali cobalah anda
mencoba untuk mendekati, tentunya pendekatan ini sudah dapat untuk
mengendalikan peserta didik tersebut.
5. Metode yang tepat
Metode yang tepat akan sangat membantu kita dalam mengendalikan
kelas, contoh metode yang saya sarankan adalah model dekte yaitu model
konvensional peserta didik menulis apa yang diucapkan guru ( ini berlaku untuk
jenjang pendidikan tertentu ). Metode yang kedua saya menyarankan dengan
bebasis IT seperti memakai LCD proyektor tentunya dengan menampilkan media
pembelajaran yang menarik peserta didik. Saran ketiga bisa kita pakai game
hallo hai yaitu untuk merebut kembali
konsentrasi siswa.
6. Ektra time ( tambahan waktu )
Berikanlah tambahan waktu untuk memberikan efek jera kepada kelas
yang ramai, cara ini hanya berlaku untuk jam-jam tertentu seperti kita mengajar
berakhir waktu istirahat atau kita mengajar di jam terakhir sebelum pulang.
Cara mempraktekan punishment ini adalah jika kelas ramai selama lima
menit maka nanti ketika sudah bel istirahat atau pulang tambahlah lima menit.
Contohnya jika pembelajaran berakhir pukul 13.55 WIB karena kelas tadi ramai
selama lima menit maka jam pulang di tambah lima menit menjadi 14.00 WIB he he
tentunya cara ini sangat ampuh dan tetap mendidik.
7. Reward and punishment ( penghargaan dan
hukuman )
Sebelum kita clossing pembelajaran berilah penghargaan
kepada semua peserta didik, contoh dengan mengucapkan “ terima kasih telah mengikuti
pembelajaran ini dengan baik “ terus apresiasi hal tersebut dengan tepuk tangan
atau apalah yang kira-kira gratis saja tetapi dapat membuat hati peserta didik
bangga.
itulah beberapa cara mengatasi kelas yang ramai, semoga bermannfaat,
terimaksih sudah berkunjung di blog ini, beri komentar ya.wasakamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar